IBX58914AD904CC3

Selasa, 17 Januari 2017

Filled Under: , , ,

Olahraga yang tidak Cocok pada ibu hamil


Olahraga banyak manfaatnya bagi kesehatan,namun pada ibu hamil, olahraga tidak boleh sembarangan dilakukan. 

College of Obstetri dan Ginekologi Amerika Serikat baru-baru ini menerbitkan penelitian tentang efek berolahraga selama kehamilan. 

Dalam riset mereka menyebutkan, berolahraga baik dilakukan selama masa kehamilan, asalkan tidak melakukan latihan yang keras. 

Olahraga yang ideal bagi ibu hamil yakni, berjalan, berenang dan peregangan ringan. 

Mereka disarankan melakukan olah tubuh sederhana selama 30 menit. Olahraga selama hamil bermanfaat bagi ibu dan bayi yang dikandungnya.

Bagi ibu hamil yang rajin melakukan olah tubuh, rata-rata bayi yang dilahirkannya nanti tidak akan mengalami kelebihan berat badan hingga usia 5 tahun. 

Hanya saja, jenis olahraga aerobik dianggap kurang tepat karena dapat memicu sakit punggung pada ibu.

Latihan yang disarankan untuk ibu hamil adalah yang fokus pada perut bagian bawah. 

Cegahlah latihan fisik yang menguras tenaga, seperti mengangkat beban berat di punggung karena membahayakan kondisi tubuh, terutama pada trimester kedua dan ketiga. 

Untuk olahraga berkuda dan bela diri, ibu hamil berisiko terjatuh dan tergelincir, sehingga tentu membahayakan janin..

Sebelum mennjalani olahraga tertentu, sebaiknya ibu hamil berkonsultasi ke dokter, terutama ibu yang mempunyai masalah tekanan darah, paru-paru, atau penyakit jantung. 

Berdasarkan data Cayuga Medical Centre, beberapa wanita hamil dapat mengalami gangguan kesehatan seperti diabetes, hipertensi. 

Konsultasi dengan dokter dapat menghindarkan risiko selama kehamilan.

0 komentar:

Posting Komentar