IBX58914AD904CC3

Selasa, 17 Januari 2017

Filled Under: , , , ,

Dampak Garam Berlebihan


Tak sedikit orang menambahkan garam saat memasak makanan, sehingga rasa makanan tidak hambar. 

Namun, baru-baru ini mungkin Anda pernah menerima informasi yang beredar mengenai penambahan garam yang sebaiknya dilakukan. 

Info tersebut mengatakan, bahwa garam sebaiknya ditambahkan makanan yang sudah ada di meja, bukan ketika makanan sedang dimasak. 

Pesan singkat itu mengklaim, menambahkan garam pada suhu panas atau air mendidih, bisa membahayakan kesehatan dan mengundang berbagai penyakit. 

Namun, apakah informasi ini betul adanya? Menurut Jansen Ongko, MSc, RD, konsultan nutrisi dan pengamat gaya hidup, mengatakan bahwa tidak ada efek samping kesehatan ketika garam ditambahkan ke dalam makanan yang sedang dimasak. 

"Sodium klorida itu enggak bawa efek apapun di dalam makanan. 

Kalau kita melarutkan garam atau gula di dalam air, kadang memang tidak berasa," jelas Jansen saat ditemui di kawasan area Menteng Square, Jakarta Pusat, Senin 16 Januari 2017. 

Sebenarnya, menambahkan garam dalam makanan yang dimasak atau yang telah dihidangkan tergantung masing-masing orang. 

Jansen mengatakan, orang yang memberi garam setelah makanan siap saji, biasanya menghindari kelebihan garam. 

"Menambahkan garam saat dimasak, cenderung tidak berasa. Menambahkannya terus garamnya bisa jadi excessive. 

Kalau ditambahkan saat dimasak juga tidak ada dampak kesehatan apapun," terangnya.

0 komentar:

Poskan Komentar